Naruto Uzumaki - Vertical Select | Pengetahuan

Senin, 29 Januari 2018

Tekanan Gas

Tekanan pada Zat Gas

Adanya perbedaan tekanan udara di suatu tempat dapat menimbulkan angin. Angin bertiup dari daerah yang tekanan udaranya tinggi ke daerah yang tekanannya lebih rendah. Pengaruh tekanan udara dapat dirasakan pada beberapa peristiwa, di antaranya:
1) Ketika memasak air, di pegunungan akan lebih cepat mendidih dibandingkan memasak air di pantai. Hal ini disebabkan tekanan udara di pegunungan lebih rendah daripada di pantai sehingga gas oksigennya pun lebih rendah.
2) Ketika kita pergi ke daerah yang lebih tinggi (misalnya dari pantai ke pegunungan), pada ketinggian tertentu kita akan merasakan dengungan di telinga kita. Hal ini disebabkan oleh selaput gendang telinga yang lebih menekuk keluar pada tekanan udara yang lebih rendah.
3) Pada tekanan udara tinggi, suhu terasa dingin, tetapi langit cerah. Sebaliknya, saat tekanan udara rendah, dapat dimungkinkan terjadinya hujan, bahkan badai.
Ketiga peristiwa di atas memberikan gambaran bahwa tekanan udara memiliki hubungan yang cukup erat dengan ketinggian suatu tempat. Tekanan tersebut berubah sesuai dengan ketinggian dari atas tanah. Semakin tinggi suatu tempat, maka tekanan udaranya semakin rendah. Suatu daerah yang memiliki struktur geografis yang lebih tinggi misalnya di pegunungan Himalaya terdapat partikel-partikel udara yang lebih sedikit. Partikel-partikel yang lebih sedikit mendorong satu sama lain menghasilkan tekanan lebih rendah.
Hal ini ternyata telah dibenarkan melalui suatu penelitian yang dilakukan para ahli. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa setiap kenaikkan 10 m, tekanan udara berkurang 1mmHg sehingga makin tinggi suatu tempat dari permukaan air, makin rendah tekanan udaranya. Pernyataan ini dapat digunakan untuk memperkirakan ketinggian suatu tempat di atas permukaan laut, asalkan tekanan udara di sekitarnya diketahui.
Pada tempat yang sangat tinggi, seperti di puncak Himalaya, tekanan udara menjadi sangat kecil dan dapat menimbulkan masalah serius bagi para pendaki. Pendaki rentan terkena sindrom kekurangan oksigen karena ketinggian, yang dikenal dengan istilah hipoksia.
Pegunungan Himalaya
Partikel –partikel dalam gas bebas bergerak dalam ruang dan saling bertumbukan satu sama lain. Tumbukan antara partikel gas dengan dinding wadah akan menyebabkan tekanan.Semakin banyak jumlah tumbukan antar molekul maka semakin tinggi tekanan yang terjadi. Pada proses bernapas Hukum Boyle berlaku. Hukum Boyle berbunyi “Jika volume suatu wadah gas diperkecil, maka tekanan gas tersebut membesar, asalkan suhu gas tersebut tetap. Memperbesar volume wadah tersebut menyebabkan tekanan gas tersebut turun. Penting untuk dicatat bahwa hukum ini berlaku asal suhu gas tersebut tetap”.
Jika gas ditekan ke suatu ruang yang lebih kecil, molekul-molekulnya akan lebih sering menumbuk dinding ruang tersebut. Akibatnya tekanan gas itu bertambah. Hal sebaliknya akan terjadi. Jika gas diberikan ruang yang lebih besar, molekul-molekul gas tersebut menjadi lebih jarang menumbuk dinding dan tekanan gas tersebut mengecil. Gerakan pernapasan menyebabkan perubahan volume dada dan perubahan tekanan gas dalam rongga dada, yang mengakibatkan udara mengalir ke dalam atau ke luar rongga dada.
Inspirasi merupakan proses aktif dimana diafragma berkontraksi dan mendatar dan otot-otot antariga berkonstraksi. Sebelum inspirasi, tekanan udara di dalam paru seimbang dengan tekanan udara atmosfer yaitu 760 mmHg atau 1 atm. Karena tekanan udara di dalam paru-paru lebih rendah daripada tekanan udara atmosfer, maka udara mengalir ke dalam paru-paru. Kondisi ini diperoleh dengan jalan membesarkan volume paru-paru. Tekanan gas di dalam tempat tertutup berbanding terbalik dengan besarnya volume. Bila ukuran tempat diperbesar, tekanan udara di dalamnya turun. Bila ukuran diperkecil, tekanan udara di dalamnya naik. Inilah hukum Boyle.
Agar inspirasi terjadi, paru-paru harus membesar, dengan demikian tekanan di dalam paru-paru akan turun. Untuk membesarkan paru-paru, harus melibatkan kerja otot inspirasi utama yaitu otot diafragma dan otot antar tulang rusuk. Pada orang hamil, orang gemuk atau pakaian yang terlalu sesak di daerah perut, dapat menghalangi turunnya diafragma dengan sempurna.
Tepat sebelum inspirasi, tekanan intrapleura kira-kira 756 mmHg, setelah otot-otot inspirasi bekerja yang menambah ukuran rongga dada, tekanan intrapleura turun sampai kira-kira 754 mmHg. Akibatnya, dinding paru-paru terisap ke arah luar karena hampa sebagian. Bila volume paru bertambah, tekanan di dalam paru turun dari 760 mmHg menjadi 758 mmHg. Udara bergerak dari atmosfer ke paru-paru dan terjadilah inspirasi. Udara terus bergerak ke paru-paru sampai tekanan dalam paru seimbang dengan tekanan atmosfer.
Inspirasi secara ringkas sebagai berikut:
Inspirasi
Inspirasi
Ekspirasi normal merupakan proses dimana diafragma berelaksasi dan bergerak ke atas. Ekspirasi (menghembuskan napas) diperoleh dari perbedaan tekanan, tetapi dalam hal ini perbedaaan berubah sehingga tekanan dalam paru lebih besar daripada di atmosfer. Ekspirasi normal adalah proses pasif karena otot antar tulang rusuk relaksasi, lengkungan diafragma bergerak dari datar kembali melengkung. Gerakan ini mengurangi diameter vertikal dan rusuk belakang rongga dada, ini mengembalikan pada ukuran istirahatnya.
Selama ini otot antar tulang rusuk internal menggerakkan rusuk ke arah bawah serta menekan otot antar tulang rusuk sehingga menekan diafragma ke atas. Karena tekanan intrapleura kembali ke tingkat sebelum inspirasi (756 mmHg), dinding paru-paru tidak lagi diisap ke arah luar. Tekanan dalam paru-paru naik menjadi 763 mmHg dan udara bergerak dari daerah bertekanan udara lebih tinggi ke daerah bertekanan udara lebih rendah di atmosfer. Ekspirasi secara ringkas sebagai berikut:
7
7
Tekanan udara berhubungan dengan Hukum Boyle. Masih ingatkah kalian bagaimana bunyi Hukum Boyle? Hukum Boyle berlaku apabila suhu gas tidak berubah, maka hasil kali tekanan dan volume gas dalam ruang tertutup selalu tetap.
Secara matematik Hukum Boyle tersebut dapat dinyatakan sebagai:
PV
Jadi, yang tetap dalam keadaan ini adalah suhunya. Pada banyak kejadian, tekanan dan volume tempat tertutupnya berubah. Namun, keadaan ini tetap memenuhi hukum Boyle. Oleh karena itu, dapat juga dinyatakan sebagai:
pvi
Keterangan:
P = tekanan (atm atau N/m2)
1 atm = 76 cmHg
V = volume udara (m3)
Dengan P1 adalah tekanan mula-mula, P2 adalah tekanan akhir, V1 adalah volume udara mula-mula dan V2 adalah volume udara akhir.
Contoh Soal:
Suatu ruangan tertutup mengandung gas dengan volume 200 m3. Jika tekanan ruangan tersebut adalah 60 cmHg, hitunglah tekanan gas pada ruangan jika volumenya menjadi 150 m3?
Penyelesaian:
Diketahui :
V1 = 200 m3
P1 = 60 cmHg
V2 = 150 m3
Ditanyakan:
P2………….?
Dijawab:
P1V1 = P2V2
Maka
P2 = (P1 x V1) / V2
= (200 m3 x 60 cmHg) / 150 m3
= 80 cmHg
Jadi, tekanan gas pada ruangan yang volumenya 150 m3 adalah 80 cmHg.
sumber:https://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/tekanan-dalam-tubuhku/tekanan-pada-zat-gas/

Read More ->>

Tekanan pada Zat Cair

Tekanan pada Zat Cair

Tekanan zat cair bergantung pada kedalaman zat cair yaitu makin dalam, tekanan zat cair makin besar. Hal ini menjadi alasan kenapa saat membuat tanggul atau bendungan tembok bagian bawah dibuat lebih tebal daripada bagian atasnya. Tekanan yang ditimbulkan zat cair juga ditentukan oleh massa jenis zat cair. Semakin besar massa jenis zat cair, makin besar tekanan di dalam zat cair tersebut. Sehingga tekanan yang ditimbulkan oleh air akan lebih besar dibandingkan tekanan yang yang ditimbulkan oleh minyak atau alkohol.
Proses Fisika yang terjadi pada bejana U seperti itu diselidiki oleh Blaise Pascal. Melalui penelitiannya, Pascal berkesimpulan bahwa apabila tekanan diberikan pada fluida yang memenuhi sebuah ruangan tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan oleh fluida tersebut ke segala arah dengan besar yang sama tanpa mengalami pengurangan. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Pascal yang dikemukakan oleh Pascal pada 1653. Berdasarkan hukum pascal ini diperoleh prinsip bahwa dengan gaya yang kecil dapat menghasilkan suatu gaya yang lebih besar.
pascal
Air memancar keluar dengan kekuatan sama, jauh pancaran sama, hal ini menunjukkan bahwa tekanan yang dialami air tersebut sama besar. Air yang memancar melalui lubang-lubang itu mendapat tekanan dari itu yang tertekan, tekanan itu diteruskan air ke segala arah dengan sama besar.
Hukum Pascal dapat dirumuskan secara matematik sebagai berikut.
Rumus hukum Pascal
P1 = Tekanan pada penampang 1 (Pascal)
P2 = Tekanan pada penampang 2 (Pascal)
F1 = Gaya yang terjadi pada penampang 1 (N)
F2 = Gaya yang terjadi pada penampang 2 (N)
A1 = Luas penampang 1 (m2)
A2 = Luas penampang 2 (m2)
Satuan gaya F1 maupun F2 harus sama, demikian juga satuan A1 dan A2. Untuk memudahkan ubahlah semua satuan ke dalam Sistem Internasional.
Hukum Pascal
Perhatikan video berikut ini agar kalian lebih dapat memahami materi ini
dan kerjakan LKPD TEKANAN ZAT CAIR berikut.
Hukum Pascal dapat juga terjadi pada aliran darah pada tubuh kita. Aliran darah pada tubuh kita berada dalam suatu ruang tertutup yakni di dalam ruang tertutup. Darah mengalir melalui suatu pembuluh darah. Jika orang yang sehat (normal), pembuluh darah orang yang sehat bersih tanpa ada penghambat. Sehingga orang yang normal aliran tekanan darahnya pun stabil.
Pembuluh orang normal
Tetapi jika orang yang misalnya terkena penyakit tekanan darah tinggi karena kelebihan kolesterol makan pembuluh darahnya akan lebih menyempit. Sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa lebih keras yang bahkan dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Penyebab lain tekanan darah tinggi yang dapat menyempitkan pembuluh darah adalah faktor keturunan, stres, usia, kebiasan merokok, dan minuman beralkohol.
Pembuluh tekanan darah tinggi
sumber:https://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/tekanan-dalam-tubuhku/tekanan-pada-zat-cair/
Read More ->>

Tekanan Zat Padat

Pengertian Tekanan

Seekor bebek memiliki kaki yang berselaput. Mengapa kaki ayam dan kaki bebek saat berada di tanah becek, kaki ayam terperosok lebih dalam dibandingkan kaki bebek?

Pertanyaan tersebut erat kaitannya dengan tekanan yang dihasilkan oleh masing-masing binatang. Semakin dalam kaki binatang terperosok ke dalam tanah, semakin besar tekanan pada tanah. Lalu, faktor-faktor apa saja yang memengaruhi tekanan suatu benda?

Seperti kita ketahui, kaki ayam tidak memiliki selaput, sedang kaki bebek memiliki selaput. Karena kaki ayam tidak memiliki selaput maka tekanannya pada tanah becek lebih besar. Apakah yang dimaksud dengan tekanan?
Tekanan (p) adalah satuan fisika untuk menyatakan gaya (F) per satuan luas (A). Satuan tekanan sering digunakan untuk mengukur kekuatan dari suatu cairan atau gas. Satuan tekanan dapat dihubungkan dengan satuan volume (isi) dan suhu.
Perlu diketahui bahwa luas penampang memengaruhi tekanan. Semakin kecil luas penampang suatu benda, semakin besar tekanannya.

Bagaimana dengan seekor gajah dan seekor burung yang berjalan di atas tanah becek? Kaki gajah yang memiliki luas penampang lebih besar akan terperosok lebih dalam. Hal ini terjadi karena gajah memiliki berat yang lebih besar dibanding burung.
Pengertian dan Rumus Tekanan pada Zat padat serta Contoh Soal Tekanan
Gambar: Gaya Tekan Balok sama dengan gaya Berat Benda

Oleh karena itu, berat suatu benda juga memengaruhi tekanan suatu benda. Berat benda merupakan sebuah gaya. Jadi, tekanan juga tergantung dari gaya yang diberikan.
Semakin besar berat suatu benda, tekanannya semakin besar. Semakin kecil luas permukaan suatu benda, tekanannya semakin besar. 

Rumus Tekanan

Dengan memerhatikan hal-hal tersebut di atas, besar tekanan yang dialami suatu benda dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.

Pengertian dan Rumus Tekanan pada Zat padat serta Contoh Soal Tekanan

Keterangan:
P : tekanan (Pascal atau N/m2)
F : gaya tekan (N)
A : luas permukaan (m2)

Besar gaya tekan benda pada kegiatan di atas sama dengan gaya berat benda tersebut.

Pengertian dan Rumus Tekanan pada Zat padat serta Contoh Soal Tekanan

Keterangan:
w : gaya berat (N)
m : massa benda (kg)
g : percepatan gravitasi (m/s2) (g=10 m/s2)

Dengan demikian, persamaannya menjadi

Pengertian dan Rumus Tekanan pada Zat padat serta Contoh Soal Tekanan

Berdasarkan persamaan di atas, besar tekanan pada zat padat dipengaruhi oleh luas penampang zat padat tersebut. Prinsip tekanan pada zat padat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada sepatu sepak bola.

Sol sepatu sepak bola dibuat tidak rata (berupa tonjolan-tonjolan) untuk memperbesar gaya tekan terhadap tanah. Semakin besar gaya tekan yang kita berikan pada tanah, membuat kita semakin kokoh berdiri dan berlari dengan lebih cepat, bahkan saat hujan.

Penerapan matematis rumus-rumus di atas dapat kamu pelajari pada contoh soal berikut!

Contoh Soal Tekanan

Sebuah benda bermassa 2 kg berada di atas tanah. Jika luas penampang benda yang menyentuh tanah 100 cm2, tentukan besar tekanan benda pada tanah!

Penyelesaian:

Diketahui:
m = 2 kg
A = 100 cm2 = 100 . 0,0001 m2 = 0,01 m2

Ditanyakan: P =. . . ?

Jawab:
Langkah 1:
Menentukan besar gaya tekan yang diberikan oleh benda.
F = m . g
F = 2 . 10
F = 20 N

Langkah 2:
Menentukan besar tekanan benda pada tanah.
P = F/A
   = 20/0,01
   = 2.000 Pascal
   = 2 kPa (1 kPa = 1.000 Pa)
Jadi, tekanan yang diberikan benda pada tanah sebesar 2 kPa (kiloPascal).

sumber:http://www.guruipa.com/2016/02/pengertian-dan-rumus-tekanan-pada-zat-padat-serta-contoh-soal-tekanan.html#
Read More ->>

Senin, 16 Oktober 2017

Pengertian, Macam Dan Contoh Zat Adiktif Beserta Dampaknya Secara Lengkap

Pengertian, Macam Dan Contoh Zat Adiktif Beserta Dampaknya Secara Lengkap  – Sering kali kita mendengar kata zat adiktif, jika kita menonton berita mengenai narkoba dan minum-minuman keras pasti kita mendengar kata zat adiktif, karna narkoba dan minum-minuman keras mengandung zat adiktif. Untuk lebih jelasnya mengenai zat adiktif marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

zat-adiktif

Pengertian Zat Adiktif

Zat adiktif merupakan  zat tambahan yang biasanya terdapat pada sebuah makanan, minuman, maupun obat–obatan. Pemakaian zat adiktif yang secara terus menerus akan mengakibatkan adiksi atau ketagihan.
Artinya, jika belum mengonsumsi bahan jenis ini maka menimbulkan perasaan aneh pada tubuh kita akan terjadi, seolah–olah ada sesuatu yang hilang. Perasaan yang demikian ditandai dengan gejala–gejala ringan, misalnya seperti mengantuk atau sakit kepala, tetapi bisa juga mengalami gangguan berat, misalnya semua tubuh terasa sakit atau pikiran menjadi kacau.

Macam-Macam Zat Adiktif

1. Inhalasin
Inhalasin berasal dari larutan-larutan yang gampang menguap seperti cat semprot, hairspray, lem, dan pengharum ruangan.Bisa pula berasal dari gas seperti gas nitrous oksida (gas ketawa) dan zat anestesi (pembius) contohnya: eter dan kloroform. Penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan pusing yang tidak tertahankan bisa jadi sampai pingsan.
2. Nikotin
Nikotin ini terkandung dalam tembakau yang kemudian dibuat menjadi rokok. Rokok bisa menyebabkan penyakit bronkitis, emfisema, infeksi tenggorokan, dan noda nikotin pada gigi. Contohnya : Rokok
3. Kafein
Zenis zat satu ini terkandung dalam teh atau kopi dalam kadar yang rendah. Kafein berkhasiat menstimulasi susunan syaraf pusat dengan efek menghilangkan rasa lapar, letih, dan mengantuk. Konsumsi yang berlebihan bisa menyebabkan kecanduan, gagal ginjal dan jantung berkerja melampaui batas karena selalu dipicu. Contohnya : Kopi
4. Narkoba
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) yaitu suatu bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, ataupun disuntikan, bisa mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Contohnya : Ganja
Read More ->>

Pewarna Makanan

pengertian, contoh, dan perbedaan pewarna makanan alami dan buatan

Bahan pewarna merupakan bahan alami ataupun bahan kimia yang
ditambahkan ke dalam makanan. Penambahan bahan pewarna pada makanan
bertujuan untuk memberi penampilan tertentu atau warna yang menarik. Warna
yang menarik dapat menjadikan makanan lebih mengundang selera.
1. Pewarna Alami
Pewarna alami merupakan bahan pewarna yang bahan-bahannya
banyak diambil dari tumbuh-tumbuhan.
Bahan pewarna alami yang banyak digunakan antara lain sebagai berikut.
1. Daun suji mengandung zat warna klorofil untuk memberi warna hijau
menawan, misalnya pada dadar gulung, kue bika, atau kue pisang.
2. Buah kakao merupakan penghasil cokelat dan memberikan warna cokelat
pada makanan, misalnya es krim, susu cokelat, atau kue kering.
3. Kunyit (Curcuma domestica) mengandung zat warna kurkumin untuk
memberi warna kuning pada makanan, misalnya tahu, bumbu Bali, atau
nasi kuning. Selain itu, kunyit dapat mengawetkan makanan.
4. Cabai merah, selain memberi rasa pedas, juga menghasilkan zat warna

Read More ->>
GLB DAN GLBB


GLB

CONTOH GLB PADA KERETA










GRAFIK GLB






GLBB









Read More ->>

Senin, 09 Oktober 2017

Ciri-Ciri (Gejala) & Akibat Tubuh Yang Kekurangan Vitamin

Ciri-Ciri (Gejala) & Akibat Tubuh Yang Kekurangan Vitamin


Semua orang tentunya menginginkan tubuh yang sehat, siapa juga orang yang mau tubuhnya tidak sehat?

Agar tubuh dapat terjaga untuk terus sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti salah satunya memperhatikan kecukupan vitamin di dalam tubuh...

...untuk itu, kita perlu untuk mengetahui ciri-ciri tubuh yang kekurangan vitamin.

Secara umum tubuh yang kekurangan vitamin akan merasakan gejala-gejala aneh yang akan dirasakan.

Adapun penyebab tubuh yang kekurangan vitamin yaitu karena sering mengkonsumsi makanan yang kurang tepat, terutama terlalu sering mengkonsumsi makanan yang bersifat instan (junk food / fast food) yang kurang sehat.

Sehingga untuk menghindari tubuh kekurangan vitamin dapat dilakukan dengan mengatur pola makan yang baik da memakan makanan yang sehat.

Ciri-Ciri (Gejala) & Akibat Tubuh Yang Kekurangan Vitamin

Ciri-ciri tubuh yang kekurangan vitamin

1. Bibir pecah-pecah dan juga di sudut mulut
Read More ->>

Apa itu sembelit (konstipasi)?


Definisi

Apa itu sembelit atau konstipasi?

Sembelit adalah suatu kondisi saat Anda sulit buang air besar untuk waktu yang lama. Seseorang biasanya dikatakan mengalami sembelit jika buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu.
Sembelit biasanya sembuh jika Anda mengubah gaya hidup Anda, namun sembelit kronis akan lebih sulit untuk diterapi dan biasanya merupakan gejala dari kondisi medis yang lain.

Seberapa umumkah sembelit atau konstipasi?

Sembelit yang sesekali terjadi itu sangat normal dan akan sembuh dengan sendirinya. Biasanya disebabkan karena makanan, stres, atau perbedaan lingkungan. Sembelit kronis juga normal namun juga dapat merupakan tanda dari masalah yang lebih serius. Meski begitu, orang yang berisiko menderita sembelit biasanya adalah lansia, orang gemuk, wanita hamil, dan orang yang banyak duduk lama.

Tanda-tanda & gejala

Read More ->>

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Laman

About Me

farhan nafiss
Lihat profil lengkapku

Followers